Tangis Thalita Latief Pecah di Makam Ayah

Tangis Thalita Latief Pecah di Pemakaman Sang Ayah, Edo Borne Ikut Turun ke Liang Lahat

Tangis Thalita Latief Pecah di Makam Ayah

Thalita Latief tidak mampu membendung air matanya. Artis peran ini menangis histeris saat prosesi pemakaman sang ayah, H. Lutfi Latief, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2024). Suasana duka menyelimuti seluruh area pemakaman. Keluarga besar, kerabat, dan sahabat datang memberikan penghormatan terakhir. Namun, momen paling mengharukan terjadi ketika peti jenazah mulai diturunkan ke liang lahat.

Kehadiran Edo Borne dan Momen Turun ke Liang Lahat

Thalita Latief awalnya berdiri tegap di samping peti. Akan tetapi, begitu tali mulai mengangkat peti, tangisnya pecah. Ia memegang erat tangan sang ibu. Sementara itu, mantan suaminya, Edo Borne, tiba di lokasi sejak awal. Edo Borne tidak hanya hadir. Ia turun langsung ke dalam liang lahat. Bersama beberapa pria lain, Edo membantu mengatur posisi peti. Tindakan itu mengejutkan banyak pihak. Meskipun mereka telah bercerai, Edo tetap menunjukkan rasa hormat mendalam kepada mendiang ayah Thalita. Setelah peti tertata, Edo naik kembali ke permukaan. Wajahnya tampak tegang menahan emosi.

Rangkaian Prosesi Pemakaman yang Penuh Haru

Thalita Latief lalu melepas kerudungnya. Ia menyapu tanah ke arah peti. Tangisnya semakin keras. Beberapa kerabat berusaha menenangkan. Namun, Thalita terus memanggil nama ayahnya. Ayah… ayah… lirihnya di antara isakan. Prosesi ini berlangsung sekitar tiga puluh menit. Selepas itu, keluarga dan pelayat melantunkan doa. Thalita duduk di kursi lipat. Matanya memerah. Ia sesekali menunduk. Edo Borne tetap berada tak jauh dari sana. Ia menemani putra mereka, Danish, yang juga hadir.

Kesaksian Kerabat dan Sahabat

Thalita Latief dikenal sangat dekat dengan sang ayah. Seorang kerabat, Rina, mengungkapkan bahwa almarhum selalu mendukung karier Thalita. Pak Lutfi itu sosok yang sabar. Ia sering antar Thalita ke lokasi syuting dulu, kata Rina. Sahabat Thalita, Nia, menambahkan bahwa almarhum sempat dirawat di rumah sakit. Kondisinya menurun seminggu terakhir. Thalita setia menemani, ujar Nia. Berita duka ini pertama kali tersebar melalui pesan singkat. Banyak rekan artis langsung mengirim karangan bunga. Namun, Thalita memilih tidak banyak bicara. Ia hanya mengangguk saat pelayat mengucapkan belasungkawa.

Peran Edo Borne di Mata Publik

Thalita Latief dan Edo Borne resmi bercerai pada 2020. Akan tetapi, keduanya tetap menjalin hubungan baik. Kehadiran Edo di pemakaman ayah Thalita membuktikan hal itu. Warganet pun ramai memberi komentar. Banyak yang memuji sikap Edo. Edo benar-benar gentleman, tulis seorang pengguna media sosial. Mantan suami idaman, timpal yang lain. Edo sendiri enggan berkomentar banyak. Ia hanya tersenyum tipis saat awak media mencoba mewawancarainya. Setelah prosesi selesai, Edo mengantar Thalita dan Danish ke mobil. Ia lalu pamit pulang.

Pesan Mendalam dari Thalita Latief

Thalita Latief akhirnya memberikan pernyataan singkat. Ayah adalah segalanya buat saya. Saya ikhlas, tapi berat sekali, ujarnya sambil menangis. Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang hadir. Terima kasih untuk doa dan dukungannya. Ayah sudah tenang di sana, tambah Thalita. Ia berencana menggelar tahlilan selama tujuh hari ke depan. Rumah duka di kawasan Bintaro tetap terbuka untuk kerabat. Thalita meminta doa agar ayahnya husnul khatimah.

Refleksi Duka dan Kekuatan Keluarga

Thalita Latief menunjukkan bahwa duka tidak selalu melemahkan. Sebaliknya, ia menguatkan ikatan keluarga. Kehadiran Edo Borne menjadi bukti bahwa cinta tidak selalu berakhir dengan permusuhan. Prosesi pemakaman ini mengingatkan kita pada pentingnya menghormati orang tua. Thalita telah kehilangan ayahnya. Namun, ia tidak sendirian. Ada ibu, anak, dan mantan suami yang tetap mendukung. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Demikian kisah haru dari pemakaman ayah Thalita Latief. Momen tangis dan turunnya Edo ke liang lahat akan selalu dikenang. Kita semua bisa belajar tentang ketabahan dan rasa hormat dari kejadian ini.

Sumber referensi: Wikipedia untuk profil Thalita Latief, Wikipedia untuk Edo Borne, dan Wikipedia untuk konteks budaya pemakaman.

Baca Juga:
Indonesia Juara Asian Music Games Kuala Lumpur 2026